the three...

Saturday, May 09, 2009


Yah...tiga hal pengen dituliskan disini..

yang pertama, baru nyadar kalo bikin yayasan hari gene itu ribet banget yah..gara2 ada aturan harus ada Berita Negara Departemen Kehakiman, biayanya kata sang notaris bisa ampe 7jt (ini bener ga seh??). Belum masih harus ngurus ijin domisili ke kelurahan, NPWP ke kantor pajak, juga ijin ke Depdiknas..wuihh..emank prosedurnya rada ribet yah? skrg masih nyari alternatif yang lebih murah..tp kalo memang ga ada juga..sepertinya formalisasi yayasan belum akan dilakukan tahun ini..yang penting tetap menjalankan fungsi dan operasi yang sudah ada sekarang..

yang kedua, Alhamdulillah akhirnya tesis sudah kelar. Maksudnya kelar disini adalah papernya sudah diprint, komplet dengan semua lampiran, kata pengantar ampe cover (isinya? yah ada juga lah..). Tapi masih harus melalui seminar akhir dan sidang kompre seh. Yah semoga aja dimudahkan. Sebelum maju ke final judgement, pengen ngucapin terima kasih dulu kepada orang2 berikut yang sudah sukarela menjadi narasumber di tesis Mobile Advertising ini.

special thanks to :

Amin Azman, Managing Director PT. Interaction Indonesia
Josy Rizka, Marketing Manager PT ABC President Indonesia
Ananda Prilianti, Brand Manager PT. Kimberly-Clark Indonesia
Kenny Hartanto, Product Manager PT Agel Langgeng (Kapal Api Group)
Harris Pranata, Assistant Brand Manager PT Kao Indonesia
Muhammad Wulung Putraaning Fajar, Spesialis Mobile Data Content PT Telkomsel Indonesia
Afandi, Manajer Retail Marketing PT Pertamina Indonesia
Anita Feng, Brand Manager, PT Dexa Medica
Bernadetta Agustina, Manajer Marketing, PT Antar Mitra Prakarsa (M-Stars)
Iqbal Farabi, President Director, PT Benang Komunika Infotama (BComm)
Rima Rohima, Staff Marketing, PT Iguana Indonesia
Saptorini Sunarya, Senior Staff for Measurement Science, PT Nielsen Indonesia
Anvid Erdian, IT Developer, PT Jatis Indonesia

dan teman-teman, sahabat lainnya yang namanya tidak bisa diucapkan satu persatu..

yang ketiga, salut kepada 3 teman yang pasca lulus (Insya Allah bakal lulus segera) take action bisnis ngebuka Auto Bridal di Mall of Indonesia..Gud luck pren, moga dilancarkan dan jadi ajang kontribusi positif u/ anak bangsa..

salam,
budi setiawan
http://kitproindonesia.com/
http://rumahvideo.com/

Next Plan

Sunday, April 26, 2009


Sedang asyik-asyiknya mengerjakan tesis tadi, tiba-tiba seorang teman bertanya, ”Bud, plan loe apa kalo dah lulus ntar?”..Hmm, jujur agak kaget ngedengarnya karena kebetulan juga sedang focus-fokusnya finishing tesis sebelum deadline seminar akhir dan sidang dalam 2-3 minggu ke depan. Pertanyaannya simple, tapi jawabannya tidak sesederhana itu.

Saya tahu sejauh ini belum terpikirkan plan yang detail akan apa yang dilakukan pasca lulus. Palingan masih akan berupaya dengan sekuat tenaga mengejar resolusi yang sudah dibuat di awal tahun kemarin. Dan ketika berpatokan dengan itu, tidak akan banyak perubahan yang akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.

Saya tau sang teman yang menanyakan akan hal itu sudah pasti akan melakukan perubahan besar dalam hidupnya pasca ia lulus. Ia sudah positif resign dari tempatnya bekerja sekarang untuk kemudian fokus mengurusi bisnisnya. Sebuah sikap tegas yang sangat saya hargai dan secara jujur mungkin suatu saat akan saya lewati.

Teman yang lain sudah lama mengeluh akan pekerjaannya yang sekarang yang dia nilai kurang menghargai jerih payah dan kontribusi yang telah dia lakukan. Mungkin saat ini yang dia akan lakukan adalah mencoba mencari tempat berpijak baru yang bisa jadi akan lebih menghargai kemampuannya. Possibly, but still not clear yet..coz it’s all so dilemmatic..

Yah, mungkin dilema seperti inilah yang juga dialami Philip Delves Broughton ketika lulus dari Harvard Business School, sebagaimana yang diceritakan dalam bukunya yang memikat, What They Teach You at Harvard Business School. Pilihan untuk berkarier di Wall Street dengan bayaran yang aduhai tapi mengorbankan kehidupan pribadinya atau kembali ke aktivitas jurnalistik dengan menuliskan buku dengan segala resiko yang ada..

Jujur ketika ditanyakan sekarang, saya belum merencanakan untuk melakukan perubahan besar dalam waktu dekat...
Satu hal yang pasti, saya masih merasa kontribusi yang saya lakukan di tempat yang sekarang juga masih belum optimal. Masih ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan. Juga ada keinginan untuk bisa mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat di bangku S2 kemarin. Mencoba mencerna kembali dan mengendapkan apa saja yang sudah didapat dalam 2 tahun periode perkuliahan kemarin..Memang agak kurang optimal karena dilakukan sambil bekerja, makanya masih sering merasa ilmu yang masuk seakan-akan hanya numpang lewat semata…Makanya dalam 1 tahun ke depan masih akan eager untuk mencoba mencerna dan menerapkannya pelan-pelan dalam dunia nyata..

So, temans..there will be no major change for short term after my graduation…Completely, I will miss all the cheers, great time, and also hard time during the class…gonna find some other way to spend night starting from now..hopefully it will still positive..
Doakan tesis ini bisa segera beres yahh…:-)

Straight from the Gut


Well, bila saya ditanyakan buku manajemen apa terbaik yang pernah saya baca, salah satunya adalah buku “Straight from the Gut”-nya Jack Welch. Penulisannya bergaya biografi yang renyah, tp tetap padat isinya. Buku manajemen yang tidak menggurui karena ia berasal dari pengalaman nyata Welch sendiri.

Dmulai dari awal mula dia berkarier di GE, masa2 penuh politik kantor sebelum diangkat menjadi CEO, hingga beberapa terobosan dan kasus2 yang dialami smasa dia jd pucuk pimpinan tertinggi d GE.

Buku ini menarik karena kita diajak u/ melihat setiap problem yang ada dari sudut pandangnya sebagai sosok manusia biasa, apa yang dia rasakan ketika harus menjual anak2 perusahaannya yg tdk menguntungkan dan merasionalisasi berpuluhribu karyawan karena prinsip ketatnya soal Nomer 1 atau Nomer 2..juga tentang prinsipnya u/ bs menjadikan GE perusahaan besar yg menerapkan manajemen ala perusahaan kecil (birokrasi lebih kecil serta lebih lincah). Simak juga frustasi yang dia rasakan ketika dia merasa bahwa apa yang disampaikan di kelas kepemimpinan di Crotonville ternyata tidak mampu diaplikasikan dengan baik dalam pekerjaan sehari-hari. Ini yang menjadi awal mula dari sesi Work-Out yang mencoba untuk mengumpulkan ide dari beberapa kelompok karyawan untuk kemudian bisa diterapkan di bawah supervisi dari bossnya masing-masing.

Coba lihat beberapa prinsipnya sebagai berikut.
- Memberi gaji terbaik, sambil memiliki angka pengeluaran gaji terendah. Prinsipnya mendapatkan orang terbaik, dengan gaji terbaik dengan tidak perlu menggandeng orang yang sebetulnya tidak dibutuhkan dalam bisnis. Jadi, mendapatkan produktivitas lebih tinggi dengan orang yang lebih sedikit.
- Perlu menjadi ”hard” untuk menjadi ”soft”, intinya adalah membuat keputusan sangat tegas tentang orang atau pabrik sebagai prasyarat untuk membicarakan nilai-nilai yang soft, misalnya keunggulan atau organisasi pembelajaran.

Intinya berbagai trik manajemen dengan bumbu konfliknya dikisahkan scara gamblang dan aplikatif d buku ini. Menarik kalo ke depannya ada kisah lokal yg bisa diangkat k bentuk buku seperti ini.

Filosofi 3 Kalau


Berikut filosofi yang sangat dahsyat terkait dengan resesi ekonomi saat ini dari seorang entrepreneur tangguh kita, Chairul Tanjung. So inspiring!!

“Kalau ternyata krisis ini sangat dalam dan sangat panjang sehingga semua orang harus mati, pastikan kamu mati yang terakhir. Kalau krisis ini sangat panjang dan sangat dalam, sehingga semua orang mati tapi ada yang tersisa satu, pastikan bahwa kamulah yang tersisa itu. Kalau ternyata tidak ada krisis, pastikan kita yang paling bahagia karena kita adalah orang yang paling siap.”

Marketing Basic (1)

Monday, March 09, 2009


Yang penting untuk diketahui di marketing :

1) Segmentasi
2) Targeting
3) Positioning
4) Differensiasi
5) Marketing Mix (4P/8P - Product, Place, Process, Productivity, Price, Promotion, People, Physical Evidence)
6) Selling
7) Brand
8) Service

Penjelasannya nyusul yahh...Ini nulisnya cepet2 sekalian refresh memory.

Budi Setiawan
http://setiawanbudi.blogspot.com/

Business Plan, Tugas Akhir Kuliahku (1)


Yah gara2 ada facebook skrg jadi makin males ngisi blog ini.
Pernah denger ungkapan yang bilang, kalau blog itu ibarat toko yg berdiri sendiri, sementara facebook itu ibarat mall yang rame pengunjung. Blog kalau sudah punya pengunjung setia akan ramai dikunjungi setiap saat, tp dengan facebook bahkan orang yang tidak punya niatan untuk berkunjung pun akan bisa dengan tidak sengaja mengunjunginya.

Sekarang lagi mo cerita tentang aktivitas yang dilakukan...
Terus terang beberapa minggu ke belakang, aktivitas memang benar2 dipenuhi dengan kerja dan menyelesaikan tugas akhir perkuliahan, berupa business plan. Deadlinenya saat ini sudah semakin dekat, jadi mau ga mau benar2 dikebut malam selepas kerja dan sabtu minggu.

Tema business plan kita sempat berubah beberapa kali.
Yang pertama kita ajukan adalah business plan tentang usaha sejenis Grameen Bank serta Children Care Centre. Nah, tema pertama ini dengan sukses ditolak ketika pengajuan proposal ke pembimbing. Alasan paling tragis kenapa tema itu ditolak gara2 idenya dipandang kurang orisinil, ndak ada breakthroughnya. Duilah pak...skrg jadi pusing mikir, yg namanya bisnis khan kalo terlalu orisinil malah bakal bingung jualannya gmn, pasarnya khan masi belom ada. Kt tadinya mikir ga masalah make bisnis yang sudah ada, asal bs ngasih diferensiasi yang jelas dan unik, yah bs lah lolos bwat dijadiin tema. Cman ternyata...hhhh...

Ya udhs, akhirnya kt pun ngajuin sekaligus 3 tema, Youth Camp, Mobile Video Information, dan Emergency Service. Nah, yg paling menarik minat sy sebenarnya adalah tentang youth camp. Nah lo, apaan lagi tuh? Yah, mgkn temen2 sudah sering denger yang namanya jambore pramuka, segala macem...isinya kt kemping pake tenda selama sekitar 3-7 hari. Di acara itu nantinya ada macem2 kegiatan, mulai dari fun games ampe outbound. Nah, konsep youth camp itu disetting agak mirip.

Trus bedanya apa dunk? Yah bedanya pertama kt nyari untung dsini...(hehe, ya iyalah secara ini bisnis). Kedua, pernah nonton film or baca2 soal Summer Camp di negara2 barat? Summer camp disana seakan udah jadi trend bwat remaja2nya. Jangka waktu penyelenggaraan pun kisarannya variatif dari 1 minggu ampe 4 mingguan lebih. Nah lo, ngapain aja emanknya selama disana? Macem2, ga cman outbound ma fun games aja. Ada juga semacam olimpiade mini, yang menawarkan variasi olahraga yang bs diikuti, mulai dari memanah, rafting, sepakbola, basket, ampe catur. Ada juga sesi akademis, dengan pilihan mata pelajaran mulai dari biologi, geologi, ampe matematika dan komputer. Trus jenis2 kampnya juga macem2. Ada mulai dari Computer Camp, Digital Video Camp, ampe business camp. Intinya, maduin antara pendekatan inclass dan pendekatan outdoor u/ pembelajaran.

Terus terang, mikir idealisnya konsep pembelajaran kayak gini yang kayaknya kurang di anak2 Indonesia. Coba kt ingat2, jaman SD SMP SMU Kuliah dulu kt belajarnya kayak gmn. SKS-Sistem Kebut Semalam, ngapalin teori ma rumus2 yang ada di buku tanpa pernah tau aplikasinya gimana. Pas ujian bs ngerjain, besoknya dah ilank ga tau kemana. Nah, analisa sok taunya sy berpikir itu gara2 2 faktor, content ma context (cieleh, marketing banget..).

Content-gara2 isi kurikulum kt cman rumus ma teori doank, aplikasi lapangan kurang. Context gara2 metode penyampaiannya konvensional banget. Ngajar depan kelas, anak2 mencatat di buku, ujian. Ga ada variasi lain, seperti langsung terjun ke lapangan or ngajar di alam terbuka.

Yah, panjang kalo nulisin soal ini. Cape’ jga nulisnya. Intinya, youth camp ini tujuannya bwat mengkampanyekan gerakan kembali ke alam bwat anak2 en remaja kt. Jangan anak2 Jakarta cman hobinya maen PS en jalan2 ke mall doank. Liat dunk dunia luar kt, palagi Indonesia negara kepulauan yang notabene alamnya sangat indah u/ dieksplorasi. Kawasan Indonesia Timur dan juga Kalimantan masih belum banyak terjamah. Duuh, kapan yah bs jalan2 menjelajah Indonesia Timur?..:)

Ups, jadi cerita kemana-mana. Oke, cukup sampai disini aja. Intinya adalah...karena ini business plan, pertanyaan pertama adalah bisnisnya bakal menguntungkan ga sih?? Dan pertanyaan kedua adalah ide ini di Indonesia seberapa orisinil sih? Kayaknya sih orisinil banget, secara market anak dan remaja belum banyak disasar oleh provider outbound d Indonesia. Kalopun ada, konsepnya baru berupa kegiatan outbound en kemping biasa selama 3 harian, kayak Youth Campnya ESQ, belum ada yang bs mendekati seperti Summer Camp yang juga jadi sarana pembelajaran bwat remaja kt.

Terus terang tema ini menarik. Tapi, setelah berpikir beberapa lama, tema yang diajukan sebagai prioritas adalah mobile video information.

Nah, tema apalagi itu? Lanjut ke postingan berikutnya yah. Sekalian nanti diceritain kalau pada akhirnya tema yang sekarang dikerjakan malah tema yang lain lagi...:p

Kit Pro Indonesia

Wednesday, February 18, 2009

Bosen dengan design website yang begitu2 saja? Tertarik dengan audio visual design untuk memajukan perusahaan Anda?

Kunjungi
http://kitpro-indonesia.com/

sekarang juga...:)

Informasi Bantuan untuk Palestina

Thursday, January 01, 2009

Diambil dari sini.

Save Palestine!
Do More with your IKHLAS donation to:

KOMITE INDONESIA UNTUK SOLIDARITAS PALESTINA (KODE LEMBAGA: KISPA)
* Bank Muammalat Indonesia (BMI) no rek 311.01856.22 an Nurdin QQ KISPA

YAYASAN PORTALINFAQ (KODE LEMBAGA: PORTAL)
* Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Warung Buncit No.Rek.0030035790 an Yayasan
Portalinfaq
* Bank Central Asia (BCA) Cab. Arteri Pondok Indah No.Rek.291-300- 5244 an
Yayasan Portalinfaq

AKSI CEPAT TANGGAP (KODE LEMBAGA: ACT)
* Bank Mandiri (BM) No. Rek. 1280004555808 an Aksi Cepat Tanggap
* Bank Muamalat Indonesia (BMI) No. Rek. 3040022915 an Aksi Cepat Tanggap
* BCA No. 676.030.2021 an Aksi Cepat Tanggap

DOMPET DHUAFA REPUBLIKA (KODE LEMBAGA: DDR)
* Bank Nasional Indonesia Syariah (BNIS) No. Rek. 009.153.9002 an Dompet
Dhuafa Republika
* Bank Mandiri (BM) No. Rek. 101.00.81050. 633 an Dompet Dhuafa Republika

LEMBAGA KEMANUSIAAN NASIONAL PKPU (KODE LEMBAGA: PKPU)
* Bank Negara Indonesia (BNI) Tebet No. Rek. 117.85.951 (Rekening Dollar -
SWIFT CODE = BNI NI DJA TEB) an Yayasan PKPU
* Bank Central Asia (BCA) Soepomo No. Rek. 600.034.7777 an Yayasan PKPU
* Bank Negara Indonesia (BNI) Tebet No. Rek. 117.85.917 an Yayasan PKPU

MER-C
6860153678 (BCA)
0090121773 (Syariah Mandiri)
3010052115 (Muamalat)
*thanks buat infonya MER-C nya Khanifa*

Mari merebut hati Allah dengan turut membantu Palestine.
Fastabiqul khoyrot.

A New Beginning....


A new beginning….bukan tanpa alasan postingan kali ini saya beri judul seperti itu.

Alasan yang pertama dan utama, sekarang hari pertama di 2009, juga awal untuk 1430H. Yup, saking lamanya ga ngeblog, jadi ga terasa kalau tahun sekarang sudah berganti. Evaluasi 2008 dan resolusi 2009? Ok Ok...blog ini masih berhutang itu..kayaknya ga gentle banget di awal 2008 sempat ngebuat resolusi dan ga ngevaluasinya di akhir tahun..but suerr deh..bukan ga mau...baru sempet neh...

Ok, back lagi ke resolusi yang dibuat sebelumnya. Bisa dilihat juga di link berikut.

http://setiawanbudi.blogspot.com/2008/01/resolusi-di-tahun-yang-baru.html
1) Point pertama, aspek pribadi..wah kalo yang ini emank susah dinilai. Sifat-sifat buruk seperti emosi dan penunda-nundaan masih ada, walaupun di satu sisi, saya pribadi seh ngerasa ada peningkatan. Kalau dibilang berhasil atau ga berhasil terpenuhi, kalau saya sih bilangnya untuk point ini netral deh. Lho kok netral? Yah gapapa toh parameternya saya sendiri yang buat. Jadi kita lanjut aja ke point selanjutnya yah…

2) Untuk aspek jasmani dan rohani, Alhamdulillah lumayan. Saya anggap berhasil aja. Lho? Yup, untuk olahraga memang sepedaan bisa dibilang gatot, alias gagal total. Tapi untuk futsal bisa dibilang sukses lah. Walaupun sudah jarang banget ngikut futsal mingguan bareng ex anak2 Teknik, sekarang tergantikan dengan futsal rutin anak-anak Prasmul, tiap Jumat malem selesai kuliah. Walau ke depannya bakal berat karena kuliah sudah kelar, tp untuk periode kemarin, saya anggap sukses…Yuhuuu……

3) Untuk kuliah, belum lulus sih…:(...Tapi perkuliahan total sudah kelar. Dan saya masih berdiri di sini, selamat, sehat, tidak kurang apapun (Lho? Emank apaan??) Masih ada final step menghadang sih, yaitu tesis berupa business plan. So far so hard to say, but I still optimist to finalise it by 2 months again. So…sukses dunk sejauh ini.

4) Buat profesi engineer…so far masih so good. Bahkan bisa dibilang 2008 aktivitas saya harus diakui berat disini. Tanggung jawab meningkat, dan ada reorganisasi di kantor, tp secara umum saya menganggap saya belajar banyak hal di tahun ini.

5) Untuk bisnis, mmm…yang ditunggu-tunggu…Alhamdulillah. Tahun 2008, Rumah Video berkembang sesuai dengan proyeksi dan targetan kita. Di resolusi saya sebut, growth penjualan akan naik 100%, dan finally it is well stretch achieved……:) (Sebenarnya kita sempat coba perbaikin target jadi naik 200%, tp yang ini ga achieved…:(..but its ok..kt coba lagi taon depan, toh target resolusi masih achieved). Target alternatif investasi yang lain sudah mulai dicoba. Properti kecil-kecilan (kontrakan-red), saham dan reksadana coba-coba dimainkan. Alhamdulillah sudah mulai ada hasil juga.

6) Untuk sosial kemasyarakatan, format yayasan memang belum terbentuk secara de yure. Tapi, secara organisasi de facto, saat ini sudah berjalan. Nama yayasannya Muslim Harapan, bergerak di bidang pendidikan. Saat ini baru ada 14 anak yatim yang kita santuni. Ke depannya, kami akan terus ekspansi membesarkan yayasan, dan akan mulai memformalisasikan bentuk yayasan ini.

7) Untuk keluarga, belum nikah juga nih...:(...hehe...emank belum ditargetkan di resolusi kemarin sih, karena niatan awal memang menunggu kuliah kelar dulu. Gimana 2009? Well, kita lihat lah ntar...

Nah, terus untuk 2009, apa neh resolusinya??

Beda dengan tahun lalu, tahun ini saya coba make it simple aja.
1) Well-balanced man in life.
2) Master of Management.
3) Well-experienced 2G-3G Planning and Optimisation Engineer.
4) Business growth by five times.
5) Well-organized education foundation.

That’s it…simple right? 2009, I’m cominggg…..:)

NB :

1) Sebagai tambahan untuk new beginning…Rumah Video sebagai sebuah entitas bisnis memutuskan untuk berganti nama dan wajah baru…KIT PRO INDONESIA…mohon doa restunya…:)

2) Title dan subtitle blog ini juga berubah. Title-nya simple, just my name, Budi Setiawan. Can’t think another title suit, coz this is just me. Subtitlenya juga simple, improving, winning, and giving. Plannya sih semacam tagline dalam hidup. Terus berupaya menjadi orang yang lebih baik ke depan, bisa menang dalam ujian kehidupan, dan bisa menjadi orang yang terus memberi kepada sekitarnya..Amin…

3) Picture taken from morris-photographics.com

Mengabadikan Video Dokumentasi

Wednesday, October 08, 2008


Pembuatan Video dokumentasi dapat dilakukan siapa saja, bahkan oleh seorang bocah sekalipun. Perekaman yang dilakukan oleh seorang anak bocah telah menggambarkan suatu kejadian nyata saat itu dan menjadi saksi mata sampai kapan pun.

Pertanyaannya adalah apakah yang didokumentasikan bocah itu memiliki nilai bahkan nilai lebih dan mengesankan? Untuk itu ada beberapa hal yang perlu ditinjau dan diperhatikan. Sebelumnya kita bicara sedikit ttg konsep dokumenter.

Dalam pembuatan konsep video dokumentasi tidak kalah pentingnya dari konsep cerita. Mulai dari mendramatisasi alur cerita, berusaha menceritakannya dengan kuat, kadang- kadang alur cerita yang memiliki awal, tengah dan akhir dengan kejutan- kejutan dalam cerita, peningkatan ketegangan dan juga alur/penuturan yang berliku-liku (penuh dgn hambatan) yang membuat penonton untuk tetap fokus dan terbawa dalam suasana cerita/ alur.

Ada sebuah pakem untuk saat ini dimana dalam "Dokumenter film" si pembuat tidak dapat mengembangkan karakter dan alur cerita (merekayasa alur cerita). Walaupun ada, itu hanya sebagai pelengkap dan tidak melebihi dari intervensi karakter. Contoh : menggambarkan suasana desa seorang perampok yang dicintai masyarakatnya (merampok untuk dibagi- bagikan hasil rampokannya pada orang miskin). Scene awal dibuka dengan shot- shot established desa dan rumah si perampok dengan anak-anak yang bermain di depan rumahnya dengan riang gembira (anak-anak direkayasa diadakan mask dalam frame untuk bermain). Disana diceritakan bahwa desa tersebut tidak ada masalah dengan si orang ini (perampok).

Bagaimana dengan video dokumentasi Event? Tidak ada bedanya. Video dokumentasi event juga perlu kita treatment agar mendapatkan kesan dan dokumentasi yang padat, memiliki added value sehingga penonton tetap fokus dan menikmati tontonan tsb.Membuat sebuah video dokumentasi tidaklah sulit.

Kita mencoba belajar untuk memahami apa yang harus dilakukan dalam proses pengambilan gambar maupun proses editing. Pembuat video dokumentasi amatir bukanlah seorang pemula. Perbedaannya adalah pembuat video dokumentasi amatir mengindahkan kaidah-kaidah konsep pembuatan video dokumentasi yang baik. Pembuat video dokumentasi pemula, bisa jadi hasilnya amatiran tapi juga bisa terlihat professional. Buat kita bila gambar yang dihasilkan dapat dinikmati dengan enak (teknik ambil gambar), kontennya bisa dinikmati (konsep dokumentasi), berkesan (add value, keterlibatan secara emosional), video dokuemntasi tersebut memiliki nilai lebih buat kita atau klien kita.

Selamat membuat video dokumentasi yang penuh kesan.

Diambil dari http://rumahvideo.com

Selamat Idul Fitri 1429 H

Tuesday, September 30, 2008


Sahabat dan rekan-rekan tercinta,

30 hari sudah kita berpuasa
Tiba saatnya hari yang mulia

Di kesempatan yang indah ini, ijinkan saya mengucapkan

Taqabalallahu minna wa minkum
Shiyaa manaa wa shiyaa makum
Kullu 'am wa antum bikhoir

Semoga Allah menerima amalan kita di bulan Ramadhan

Minal Aidin wal Faidzin
Semoga kita termasuk orang yang kembali (fitrah) dan berbahagia

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
1 SYAWAL 1429 H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Wassalam,

Budi Setiawan

Showreel Rumah Video

Testimonial tentang Audio Visual



Abu Sangkan – Trainer “Shalat Khusyu”
“Peran media audio visual sangat efektif dalam penyampaian da’wah-da’wah saya.”

Adha Muawiyah – Line Producer “Sinemart”
“ Video Company Profile sangat efektif dan efisien untuk memperkenalkan citra perusahaan kita lebih cepat. Klien maupun investor dapat lebih jelas mengetahui apa yang dia inginkan atau tuju pada perusahaan kita.”

Wuryanano – CEO PT Swastika Prima International, Direktur Lembaga Pendidikan Profesi SWASTIKA PRIMA Community College, Founder Super Mind Power Training, Penulis Buku Best Seller
“Dengan memiliki perangkat bisnis pada media Audio Visual ini, maka akan semakin meningkatkan performa bisnis dan perusahaan kita. Produk dan jasa kita pasti semakin bagus dalam pelayanan dan kualitasnya.”

Hidayatullah – Direktur PT Selaras Inti Prima Indonesia
“Media audio visual yang sangat efektif dalam membantu kinerja marketing kami, serta menjadi added value tersendiri untuk perusahaan kami.”

Note :
Alhamdulillah, materi untuk casing CD Showreel Rumah Video sudah selesai. CD ini sendiri berisikan portofolio produk-produk yang pernah kami hasilkan, mulai dari Video dokumentasi, Video profile, CD interaktif, Website, Clip&Commercial, Video Promo.Semoga bisa menjadi salah satu wahana untuk beramal lebih bagi kami. Terima kasih sebesar-besarnya kami haturkan untuk semua pihak yang dengan sukarela telah memberikan testimonialnya. Hanya Allah jualah yang bisa membalas-Nya.